Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Talk About Satria Garuda Bima-X
0
Tentunya temen-temeb tokufan semua tau kan tentang Satria Garuda Bima-X, serial tokusatsu asal negara kita tercinta Indonesia. Yang anehnya jarang dibahas di blog saya ini, hehehe. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya mau sedikit ngebahas soal superhero kebanggaan anak-anak Indonesia ini. Langsung aja deh, check it out ...
Satria garuda Bima-X merupakan musim kedua dari serial Bima Satria Garuda yang tayang tahun 2013 lalu, sedangkan Bima-X sendiri mulai tayang dari September 2014 hingga tahun 2015 ini. Adalah Reyno Barack, sosok yang memprakarsai pembuatan serial superhero ini. Cerita Bima-X masih melanjutkan cerita di musim pertamanya, yaitu Ray Bramasakti, sang Satria Bima-X, bersama Reza, si satria Azazel, dan keluarganya bertarung melindungi bumi dari serangan Kerajaan Vudo yang berniat menguasasi bumi. Jika pada musim pertamanya ada Rasputin dan pasukanya yang menjadi representasi dari Kerajaan Vudo, maka di musim keduanya ini akan ada Black Lord dengan ujung tombaknya, Death Phantoms, yang berkeinginan menguasai bumi.
Yang sedikit banyak akan saya bahas di posting ini adalah mengenai bagaimana perkembangan cerita dari musim pertama Bima Satria Garuda dan juga musim keduanya Satria Garuda Bima-X. Jika melihat dari segi kualitas, pada musim keduanya ini mengalami banyak perkembangan yang sangat positif. Mulai dari segi cerita yang makin seru, penambahan efek CGI yang tidak terlalu berlebihan namun tetap terlihat keren untuk ukuran perfilman Indonesia, juga penambahan banyak jajaran cast serta karakter-karakter baru yang makin memeriahkan serial ini. Musuh-musuh baru yang dibuat juga makin terlihat garang, sebut saja trio death phantoms yang diisi oleh Raxor, Draconer dan Lady Mosa yang siap menantang para satria pelindung bumi. Tentunya tidak hanya musuh baru yang dihadirkan, tapi juga form baru bagi Bima juga dimunculkan. Sejauh ini Bima-X telah memiliki 4 form yang diakses dengan 4 power stone yang berbeda, mulai dari power stone merah yang merepresentasikan Flame Mode, power stone biru yang memungkinkan Bima-X menjadi Storm Mode, ada pula power stone hijau dengan Earth Mode-nya, dan yang terbaru adalah power stone ungu yang dapat merubah Bima-X menjadi Magnetic Mode. Kabarnya, tidak hanya Bima-X saja yang mendapatkan form baru, Azazel juga dikabarkan akan memperoleh form baru, meskipun sejauh ini belum mendapatkanya.
Ternyata, tidak hanya musuh dan form baru yang dimunculkan di serial ini, bahkan dimunculkan karakter satria baru, dia tidak lain adalah sang satria harimau Torga. Dengan power stone kuning memungkinkanya mengakses kekuatan harimau, dan membantu Bima-X serta Azazel menjaga perdamaian di bumi. Kehadiranya jelas makin menambah keseruan kisah Satria Garuda Bima-X.
Namun tentu saja, Satria Garuda Bima-X bukanlah sebuah tontonan yang sempurna tanpa cacat. Saya pribadi sebagai tokufan tentu saja tidak bisa menutup mata dari berbagai kekurangan yang ada di dalam serial ini. Sebut saja seperti masih kakunya akting dari para pemainya, yang terkadang terasa menggelikan, meskipun hal tersebut tidak aneh juga, mengingat jajaran cast untuk serial ini banyak diisi oleh para pendatang baru di dunia akting Indonesia. Tapi saya yakin bahwa tim produksi Bima-X adalah orang-orang yang tentunya terus belajar dan berbenah, dan kita sebagai para tokufan Indonesia harus selalu mendukung bagi mereka agar dapat terus mengembangkan level dan kualitas mereka agar kedepanya dapat dilahiarkan superhero-superhero yang tidak kalah dari hero-hero luar negeri. Sampai disini aja dulu deh ya bahas seputar Satria Garuda Bima-X, semoga postingan saya bermanfaat. See you ...
Satria Garuda Bima-X
Tentunya temen-temeb tokufan semua tau kan tentang Satria Garuda Bima-X, serial tokusatsu asal negara kita tercinta Indonesia. Yang anehnya jarang dibahas di blog saya ini, hehehe. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya mau sedikit ngebahas soal superhero kebanggaan anak-anak Indonesia ini. Langsung aja deh, check it out ...
Satria garuda Bima-X merupakan musim kedua dari serial Bima Satria Garuda yang tayang tahun 2013 lalu, sedangkan Bima-X sendiri mulai tayang dari September 2014 hingga tahun 2015 ini. Adalah Reyno Barack, sosok yang memprakarsai pembuatan serial superhero ini. Cerita Bima-X masih melanjutkan cerita di musim pertamanya, yaitu Ray Bramasakti, sang Satria Bima-X, bersama Reza, si satria Azazel, dan keluarganya bertarung melindungi bumi dari serangan Kerajaan Vudo yang berniat menguasasi bumi. Jika pada musim pertamanya ada Rasputin dan pasukanya yang menjadi representasi dari Kerajaan Vudo, maka di musim keduanya ini akan ada Black Lord dengan ujung tombaknya, Death Phantoms, yang berkeinginan menguasai bumi.
Yang sedikit banyak akan saya bahas di posting ini adalah mengenai bagaimana perkembangan cerita dari musim pertama Bima Satria Garuda dan juga musim keduanya Satria Garuda Bima-X. Jika melihat dari segi kualitas, pada musim keduanya ini mengalami banyak perkembangan yang sangat positif. Mulai dari segi cerita yang makin seru, penambahan efek CGI yang tidak terlalu berlebihan namun tetap terlihat keren untuk ukuran perfilman Indonesia, juga penambahan banyak jajaran cast serta karakter-karakter baru yang makin memeriahkan serial ini. Musuh-musuh baru yang dibuat juga makin terlihat garang, sebut saja trio death phantoms yang diisi oleh Raxor, Draconer dan Lady Mosa yang siap menantang para satria pelindung bumi. Tentunya tidak hanya musuh baru yang dihadirkan, tapi juga form baru bagi Bima juga dimunculkan. Sejauh ini Bima-X telah memiliki 4 form yang diakses dengan 4 power stone yang berbeda, mulai dari power stone merah yang merepresentasikan Flame Mode, power stone biru yang memungkinkan Bima-X menjadi Storm Mode, ada pula power stone hijau dengan Earth Mode-nya, dan yang terbaru adalah power stone ungu yang dapat merubah Bima-X menjadi Magnetic Mode. Kabarnya, tidak hanya Bima-X saja yang mendapatkan form baru, Azazel juga dikabarkan akan memperoleh form baru, meskipun sejauh ini belum mendapatkanya.
Ternyata, tidak hanya musuh dan form baru yang dimunculkan di serial ini, bahkan dimunculkan karakter satria baru, dia tidak lain adalah sang satria harimau Torga. Dengan power stone kuning memungkinkanya mengakses kekuatan harimau, dan membantu Bima-X serta Azazel menjaga perdamaian di bumi. Kehadiranya jelas makin menambah keseruan kisah Satria Garuda Bima-X.
Namun tentu saja, Satria Garuda Bima-X bukanlah sebuah tontonan yang sempurna tanpa cacat. Saya pribadi sebagai tokufan tentu saja tidak bisa menutup mata dari berbagai kekurangan yang ada di dalam serial ini. Sebut saja seperti masih kakunya akting dari para pemainya, yang terkadang terasa menggelikan, meskipun hal tersebut tidak aneh juga, mengingat jajaran cast untuk serial ini banyak diisi oleh para pendatang baru di dunia akting Indonesia. Tapi saya yakin bahwa tim produksi Bima-X adalah orang-orang yang tentunya terus belajar dan berbenah, dan kita sebagai para tokufan Indonesia harus selalu mendukung bagi mereka agar dapat terus mengembangkan level dan kualitas mereka agar kedepanya dapat dilahiarkan superhero-superhero yang tidak kalah dari hero-hero luar negeri. Sampai disini aja dulu deh ya bahas seputar Satria Garuda Bima-X, semoga postingan saya bermanfaat. See you ...
By : Unknown
REVIEW - Uchuu Keiji Shaider Next Generation
0
Akhirnya bisa nonton juga nih, Uchuu Keiji V-Cinema, Uchuu Keiji Shaider Next Generation. Film yang berfokus pada karakter Metal Hero polisi semesta, Shaider dengan karkater barunya, Shu Karasuma yang diperankan oleh Hiroaki Iwanaga (Date Akira, Kamen Rider Birth di serial Kamen Rider OOO). Pada postingan ini, saya ingin mencoba sedikit me-review film ini. Langsung aja deh, simak ulasanya berikut ...
Film ini masih melanjutkan cerita yang dibawakan oleh film sebelumnya, Uchuu Keiji Sharivan Next Generation, yaitu para polisi semesta masih mengejar seorang perempuan misterius bernama Horror Girl yang membuat kekacauan dengan menyebarkan virus pencuci otak yang menyebabkan orang-orang yang terkena akan bebruat kejahatan dengan meniru musuh-musuh para polisi semesta. Shu atau sang Uchuu Keiji Shaider sedang dalam tugas pengejaran para buronan di bumi, hingga ia bertemu dengan salah satu monster bernama Pitapita, yang ternyata sedang dalam tugas penyelundupan seorang gadis bernama Hilda, yang belakangan diketahui kalau Hilda ini adalah anak perempuan dari komisaris kepolisian semesta. Pengejaran dimulai, dan bertambah runyam ketika Shu juga harus berurusan dengan partnernya yang tsundere, Tammy, yang suka melakukan kekerasan terhadapnya. Mampukah Shaider menyelamatkan Hilda dari cengkraman Pitapita, serta menguak siapakah sosok dibalik Horror Girl?
Jika di fil Sharivan, cerita yang dibawakan cenderung berjalan serius dari awal hingga akhir kisahnya, berbeda halnya dengan film Shaider ini, dimana banyak dimasukan unsur-unsur komedi, termasuk perilaku tsundere Tammy terhadap Shu, juga banyak dilakukan atas dasar hal-hal yang berbau komedi. Sama halnya dengan film Sharivan, film ini juga bisa dibilang bukan tontonan buat anak-anak dibawah umur, sekalipun membawa embel-embel superhero. Sebabnya jelas, kandungan konten-konten dewasanya juga lumayan berat, mulai dari adegan percintaan, kecemburuan, bahkan sampai adegan ciuman yang diperlihatkan secara eksplisit di film ini (tapi sekali lagi, ini bukan tontonan buat anak-anak Jepang yah, secara anak-anak Indonesia udah biasa ngeliat adegan-adegan percintaan yang malah lebih lebay di sinetron-sinetron lokal, paraahhh).
Selain ceritanya yang bagus menurut saya, film ini juga makin dpermanis dengan penampilan dari para heroine-nya. Yang utama tentunya buat karakter Tammy, si tsundere partner dari Shaider. Dia mampu tampil seksi, namun di waktu yang bersamaan juga mampu memunculkan kesan badass dalam karakternya. Sudah begitu, twist yang coba dihadirkan film ini juga tidak murahan, justru cenderung bagus, karena sejujurnya saya juga sedikit terkejut dengan twist yang muncul di akhir-akhir film ini.
Ya segini aja deh review film Uchuu Keiji Shaider Next Generation-nya. Film yang dibuat sebagai simbol kebangkitan genre metal hero yang sudah lumayan lama vakum, dan dibuat cukup menarik. Semoga ngga cuma sampai disini aja yah, semoga kedepanya TOEI masih bakal rutin mengeluarkan film-film dari genre tokusatsu yang satu ini. Buat temen-temen yang belum baca review Uchuu Keiji Sharivan Next Generation, bisa dibaca disini. Jangan lupa mampir terus di Tendou - Rider yah, buat infor-info dan juga review lainya dari dunia tokusatsu. Semoga bermanfaat.
Uchuu Keiji Shaider
Akhirnya bisa nonton juga nih, Uchuu Keiji V-Cinema, Uchuu Keiji Shaider Next Generation. Film yang berfokus pada karakter Metal Hero polisi semesta, Shaider dengan karkater barunya, Shu Karasuma yang diperankan oleh Hiroaki Iwanaga (Date Akira, Kamen Rider Birth di serial Kamen Rider OOO). Pada postingan ini, saya ingin mencoba sedikit me-review film ini. Langsung aja deh, simak ulasanya berikut ...
Film ini masih melanjutkan cerita yang dibawakan oleh film sebelumnya, Uchuu Keiji Sharivan Next Generation, yaitu para polisi semesta masih mengejar seorang perempuan misterius bernama Horror Girl yang membuat kekacauan dengan menyebarkan virus pencuci otak yang menyebabkan orang-orang yang terkena akan bebruat kejahatan dengan meniru musuh-musuh para polisi semesta. Shu atau sang Uchuu Keiji Shaider sedang dalam tugas pengejaran para buronan di bumi, hingga ia bertemu dengan salah satu monster bernama Pitapita, yang ternyata sedang dalam tugas penyelundupan seorang gadis bernama Hilda, yang belakangan diketahui kalau Hilda ini adalah anak perempuan dari komisaris kepolisian semesta. Pengejaran dimulai, dan bertambah runyam ketika Shu juga harus berurusan dengan partnernya yang tsundere, Tammy, yang suka melakukan kekerasan terhadapnya. Mampukah Shaider menyelamatkan Hilda dari cengkraman Pitapita, serta menguak siapakah sosok dibalik Horror Girl?
Jika di fil Sharivan, cerita yang dibawakan cenderung berjalan serius dari awal hingga akhir kisahnya, berbeda halnya dengan film Shaider ini, dimana banyak dimasukan unsur-unsur komedi, termasuk perilaku tsundere Tammy terhadap Shu, juga banyak dilakukan atas dasar hal-hal yang berbau komedi. Sama halnya dengan film Sharivan, film ini juga bisa dibilang bukan tontonan buat anak-anak dibawah umur, sekalipun membawa embel-embel superhero. Sebabnya jelas, kandungan konten-konten dewasanya juga lumayan berat, mulai dari adegan percintaan, kecemburuan, bahkan sampai adegan ciuman yang diperlihatkan secara eksplisit di film ini (tapi sekali lagi, ini bukan tontonan buat anak-anak Jepang yah, secara anak-anak Indonesia udah biasa ngeliat adegan-adegan percintaan yang malah lebih lebay di sinetron-sinetron lokal, paraahhh).
Selain ceritanya yang bagus menurut saya, film ini juga makin dpermanis dengan penampilan dari para heroine-nya. Yang utama tentunya buat karakter Tammy, si tsundere partner dari Shaider. Dia mampu tampil seksi, namun di waktu yang bersamaan juga mampu memunculkan kesan badass dalam karakternya. Sudah begitu, twist yang coba dihadirkan film ini juga tidak murahan, justru cenderung bagus, karena sejujurnya saya juga sedikit terkejut dengan twist yang muncul di akhir-akhir film ini.
Ya segini aja deh review film Uchuu Keiji Shaider Next Generation-nya. Film yang dibuat sebagai simbol kebangkitan genre metal hero yang sudah lumayan lama vakum, dan dibuat cukup menarik. Semoga ngga cuma sampai disini aja yah, semoga kedepanya TOEI masih bakal rutin mengeluarkan film-film dari genre tokusatsu yang satu ini. Buat temen-temen yang belum baca review Uchuu Keiji Sharivan Next Generation, bisa dibaca disini. Jangan lupa mampir terus di Tendou - Rider yah, buat infor-info dan juga review lainya dari dunia tokusatsu. Semoga bermanfaat.
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Gaim The Movie
0
Inilah dia film musim panas Kamen Rider Gaim. Film yang sepertinya banyak ditunggu-tunggu oleh para tokufans. Pada postinga kali ini, saya mau sedikit ngasih review dari film yang memiliki judul resmi "Sakkaa Daisakusen! Oogon no Kajitsu Soudatsu Kappu!" atau dalam bahasa Inggris "Soccer Great Battle! The Golden Fruits Cup". Simak ulasanya dibawah ini ...
Saya ngga mau ngomongin soal plot ceritanya di review saya ini, saya cuma mau ngasih pendapat pribadi saya dari film Gaim ini. Yang pertama ingin saya ungkapkan adalah ternyata penantian berbulan-bulan saya untuk film ini berakhir dengan sedikit kekecewaan. Kenapa demikian, film yang menjadikan sosok Kamen Rider Mars sebagai karakter antagonis utamanya ini ternyata tidak memenuhi ekspektasi yang saya harapkan. Saya patut berekspektasi tinggi ketika melihat berbagai spoiler-nya bertebaran beberapa bulan lalu sebelum penayangan film ini. Pada spoiler-spoiler yang bertebaran itu, banyak diperlihatkan adegan-adegan yang nampaknya akan menjadi sesuatu yang epic untuk ditonton, namun nyatanya, film ini justru berjalan terlalu terburu-buru dan membuat ceritanya kurang bisa saya nikmati. Jika mau membandingkan, film Gaim ini masih kalah jauh dengan beberapa film Kamen Rider pendahulunya, seperti "A-Z Gaia Memory of Fate"-nya Kamen Rider W, ataupun "Minna de Uchuu Kitaa"-nya Kamen Rider Fourze, mengingat kedua film itu mampu menghadirkan ceritanya dengan baik plus adegan-adegan fight yang keren, dan tentunya sangat menghibur buat saya pribadi.
Meskipun saya bilang film ini tidak begitu menghibur, bukan berarti tidak ada hal apapun yang bisa saya nikmati dari film ini. Ada beberapa scene yang saya rasa cukup keren dan membangkitkan mood saya untuk menonton film ini. Seperti parade henshin Gaim menggunakan beberapa Lockseed yang tidak dia gunakan di serinya, seperti Durian Lockseed (Bravo) dan Donguri Lockseed (Gridon) yang membuat Gaim berubah menjadi Kamen Rider Gaim Durian Arms dan Donguri Arms. Juga dengan pertarungan berkuda antara Gaim melawan Mars di climax film, yah kalau saya boleh bilang lumayan epic juga sih.
Overall, seperti yang saya bilang sebelumnya, kalau film ini tidak terlalu menghibur buat saya. Kalau saya boleh memberi rating, mungkin hanya 5/10 saja yang akan saya berikan, tidak terlalu bagus, tapi tidak buruk juga lahh. Tapi itu semua kembali kepada pembaca sekalian menaggapi film ini, kalau mungkin punya pendapat yang berbeda atau mungkin setuju dengan saya, bisa tuliskan di kolom komentar. Semoga bermenfaat.
Gaim The Movie
Inilah dia film musim panas Kamen Rider Gaim. Film yang sepertinya banyak ditunggu-tunggu oleh para tokufans. Pada postinga kali ini, saya mau sedikit ngasih review dari film yang memiliki judul resmi "Sakkaa Daisakusen! Oogon no Kajitsu Soudatsu Kappu!" atau dalam bahasa Inggris "Soccer Great Battle! The Golden Fruits Cup". Simak ulasanya dibawah ini ...
Saya ngga mau ngomongin soal plot ceritanya di review saya ini, saya cuma mau ngasih pendapat pribadi saya dari film Gaim ini. Yang pertama ingin saya ungkapkan adalah ternyata penantian berbulan-bulan saya untuk film ini berakhir dengan sedikit kekecewaan. Kenapa demikian, film yang menjadikan sosok Kamen Rider Mars sebagai karakter antagonis utamanya ini ternyata tidak memenuhi ekspektasi yang saya harapkan. Saya patut berekspektasi tinggi ketika melihat berbagai spoiler-nya bertebaran beberapa bulan lalu sebelum penayangan film ini. Pada spoiler-spoiler yang bertebaran itu, banyak diperlihatkan adegan-adegan yang nampaknya akan menjadi sesuatu yang epic untuk ditonton, namun nyatanya, film ini justru berjalan terlalu terburu-buru dan membuat ceritanya kurang bisa saya nikmati. Jika mau membandingkan, film Gaim ini masih kalah jauh dengan beberapa film Kamen Rider pendahulunya, seperti "A-Z Gaia Memory of Fate"-nya Kamen Rider W, ataupun "Minna de Uchuu Kitaa"-nya Kamen Rider Fourze, mengingat kedua film itu mampu menghadirkan ceritanya dengan baik plus adegan-adegan fight yang keren, dan tentunya sangat menghibur buat saya pribadi.
Meskipun saya bilang film ini tidak begitu menghibur, bukan berarti tidak ada hal apapun yang bisa saya nikmati dari film ini. Ada beberapa scene yang saya rasa cukup keren dan membangkitkan mood saya untuk menonton film ini. Seperti parade henshin Gaim menggunakan beberapa Lockseed yang tidak dia gunakan di serinya, seperti Durian Lockseed (Bravo) dan Donguri Lockseed (Gridon) yang membuat Gaim berubah menjadi Kamen Rider Gaim Durian Arms dan Donguri Arms. Juga dengan pertarungan berkuda antara Gaim melawan Mars di climax film, yah kalau saya boleh bilang lumayan epic juga sih.
Overall, seperti yang saya bilang sebelumnya, kalau film ini tidak terlalu menghibur buat saya. Kalau saya boleh memberi rating, mungkin hanya 5/10 saja yang akan saya berikan, tidak terlalu bagus, tapi tidak buruk juga lahh. Tapi itu semua kembali kepada pembaca sekalian menaggapi film ini, kalau mungkin punya pendapat yang berbeda atau mungkin setuju dengan saya, bisa tuliskan di kolom komentar. Semoga bermenfaat.
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Drive Eps.0 Countdown to Global Freeze
0
Akhirnya bisa nonton juga, DVD spesial yang menampilkan beberapa jam sebelum terjadinya fenomena "Global Freeze", bisa dibilang juga sebagai prolog dari serial Kamen Rider Drive. Konon katanya, DVD ini hanya dibagikan kepada para penonton yang beruntung selama pemutaran perdana film crossover Drive x Gaim : Movie Taisen Full Throttle pada 13 Desember yang lalu.
Pada DVD spesial yang bertajuk Episode 0 ini, menceritakan kejadian-kejadian yang dialami para lakon utama Kamen Rider Drive, mulai dari Shinnosuke, Kiriko, para Roimyuudo, dan tidak ketinggalan menampilkan aksi sang Proto-Drive. Kita akan melihat Shinnosuke bersama rekanya, Hayase, sedang menjalani tugas untuk menangkap sindikat kejahatan yang melakukan teror bom. Sedangkan untuk Kiriko, hanya ditampilkan sedikit diakhir. Yang menarik adalah para Roimyuudo, dimana disini, para petinggi Roimyuudo seperti Heart dan Brain masih dalam bentuk "belum sempurna"nya, yang berarti belum mengalami power up seperti yang kita lihat sekarang di serial Drive. Dan Proto-Drive, diperlihatkan aksinya dalam menumpas Roimyuudo, diceritakan bahwa Proto-Drive tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan inti dari monster Roimyuudo, berbeda dengan Drive yang sekarang, ditambah lagi form yang dimilikinya juga sepertinya masih terbatas dengan Type Speed, itupun masih belum sempurna.
Disebut-sebut menjadi Episode 0 dari Kamen Rider Drive, saya sempat berharap bahwa pada episode ini akan dapat menjawab beberapa misteri yang ditampilkan oleh serial ini. Seperti asal muasal Roimyuudo, yang meski sedikit disinggung di episode ini bahwa mereka adalah ciptaan manusia, tapi tetap saja, tidak memberikan jawaban yang saya inginkan, ataupun juga tentang Proto-Drive, dimana saya kira pada episode ini akan terungkap jati diri dari pendahulu Drive ini, tapi ternyata tidak, malahan menambah rasa penasaran saya, ketika mendengar suara darinya, yang nampaknya mirip dengan Chase/Mashin Chaser. Ternyata TOEI masih ingin menyimpan segala misteri untuk dibeberkan di serialnya. Tapi yasudahlah, biarkan saja tiap misterinya terjawab perlahan sejalan dengan terus berjalanya episode-episode Drive. Ngomong-ngomong soal episode Drive, di episode ke-11 yang bakal tayang akhir pekan ini, bakal jadi debut dari secondary rider-nya Drive, Kamen Rider Mach. So, kita nantikan bagaimana aksi Mach meramaikan cerita Kamen Rider Drive.
Credit : Wizardsub
Kamen Rider Drive Special
Akhirnya bisa nonton juga, DVD spesial yang menampilkan beberapa jam sebelum terjadinya fenomena "Global Freeze", bisa dibilang juga sebagai prolog dari serial Kamen Rider Drive. Konon katanya, DVD ini hanya dibagikan kepada para penonton yang beruntung selama pemutaran perdana film crossover Drive x Gaim : Movie Taisen Full Throttle pada 13 Desember yang lalu.
Pada DVD spesial yang bertajuk Episode 0 ini, menceritakan kejadian-kejadian yang dialami para lakon utama Kamen Rider Drive, mulai dari Shinnosuke, Kiriko, para Roimyuudo, dan tidak ketinggalan menampilkan aksi sang Proto-Drive. Kita akan melihat Shinnosuke bersama rekanya, Hayase, sedang menjalani tugas untuk menangkap sindikat kejahatan yang melakukan teror bom. Sedangkan untuk Kiriko, hanya ditampilkan sedikit diakhir. Yang menarik adalah para Roimyuudo, dimana disini, para petinggi Roimyuudo seperti Heart dan Brain masih dalam bentuk "belum sempurna"nya, yang berarti belum mengalami power up seperti yang kita lihat sekarang di serial Drive. Dan Proto-Drive, diperlihatkan aksinya dalam menumpas Roimyuudo, diceritakan bahwa Proto-Drive tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan inti dari monster Roimyuudo, berbeda dengan Drive yang sekarang, ditambah lagi form yang dimilikinya juga sepertinya masih terbatas dengan Type Speed, itupun masih belum sempurna.
Disebut-sebut menjadi Episode 0 dari Kamen Rider Drive, saya sempat berharap bahwa pada episode ini akan dapat menjawab beberapa misteri yang ditampilkan oleh serial ini. Seperti asal muasal Roimyuudo, yang meski sedikit disinggung di episode ini bahwa mereka adalah ciptaan manusia, tapi tetap saja, tidak memberikan jawaban yang saya inginkan, ataupun juga tentang Proto-Drive, dimana saya kira pada episode ini akan terungkap jati diri dari pendahulu Drive ini, tapi ternyata tidak, malahan menambah rasa penasaran saya, ketika mendengar suara darinya, yang nampaknya mirip dengan Chase/Mashin Chaser. Ternyata TOEI masih ingin menyimpan segala misteri untuk dibeberkan di serialnya. Tapi yasudahlah, biarkan saja tiap misterinya terjawab perlahan sejalan dengan terus berjalanya episode-episode Drive. Ngomong-ngomong soal episode Drive, di episode ke-11 yang bakal tayang akhir pekan ini, bakal jadi debut dari secondary rider-nya Drive, Kamen Rider Mach. So, kita nantikan bagaimana aksi Mach meramaikan cerita Kamen Rider Drive.
Credit : Wizardsub
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Drive 7-8
0
Hello guys, balik lagi nih sama review serial Kamen Rider Drive, yang akhir pekan kemarin sudah tayang sebanyak 8 episode. Pada review kali ini, dua epsiode yang akan saya review adalah epsiode yang ke-7 dan ke-8. Langsung aja, simak ulasanya berikut ...
Kamen Rider Drive episode 7 menceritakan tentang terjadinya beberapa kasus runtuhnya gedung-gedung secara misterius, namun gambar saat-saat kejadianya selalu dapat diabadikan dan selalu muncul di sampul koran. Terdapat beberapa keanehan pada kasus ini, dimana tidak terdapat sisa-sisa "penambahan berat" yang biasa terjadi setelah serangan Roimyuudo. Apakah kasus ini tidak berhubungan dengan Roimyuudo? Tentu saja tidak, ya kan, hehehe. Adalah seorang fotografer bernama Kusaka, yang bekerja sama dengan salah satu Roimyuudo untuk mendapatkan gambar-gambar gedung yang runtuh secara langsung. Roimyuudo ini mengalami evolusi secara unik, ketimbang menggunakan tubuh dan ingatan dari manusia korbanya, Roimyuudo ini justru menggunakan hasrat dan keputus-asaan manusia korbanya, seperti yang terjadi pada Kusaka, dimana dia mengalami kegagalan pada proyek miliknya, dia jadi berhasrat untuk dapat mendapatkan berita dengan cara yang tidak benar, bekerja sama dengan Roimyuudo, hal itulah yang dimanfaatkan oleh Roimyuudo itu untuk meningkatkan kekuatanya.
Diakhir episode 7, kita diperlihatkan sebuah aksi heroik dari Kiriko, yang mencoba menghadang serangan Mashin Chaser yang ditujukan kepada Tomari. Namun tanpa di duga, serangan Chase justru meleset, dan diapun pergi meninggalkan Kiriko dan Tomari yang mengalami luka parah akibat pertarungan denganya. Kemudian terjadi beberapa hal menarik di episode 8 yang dialami oleh Chase, mulai dari penglihatanya pada Kiriko ketika dia sedang bertarung melawan Drive, dan juga di akhir episode tersebut, dia seolah bertanya-tanya, siapakah dirinya sebenarnya, mengapa dia tidak bisa menyerang Kiriko. Mungkinkah ini ada hubunganya dengan Kamen Rider Mach, yang belakangan kita ketahui bahwa Go Shijima, si Kamen Rider Mach, adalah kakak dari Kiriko, dan beberapa waktu yang lalu juga banyak beredar gambar-gambar Mach dan Cahse bersandingan, entah sedang bertarung bersama tau apa. Jawabanya mungkin akan mulai menemui titik terang pada episode 11, saat dimana Mach akan muncul untuk pertama kalinya di serial Drive.
Selain beberapa hal diatas, pada episode ke-8, Kamen Rider Drive mendapatkan sebuah senjata baru, yaitu Door Juu (atau bisa disebut juga Door Gun). Dia beberapa kali menggunakan senjata ini, saat melawan Mashin Chaser juga saat melawan Roimyuudo mingguan untuk episode ini.
Sampai disini aja deh review Kamen Rider Drive kali ini. Jangan lupa ikuti terus Tendou - Rider untuk review-review Kamen Rider Drive berikutnya dan tentunya, informasi update dan menarik lainya dari tokusatsu. Semoga bermanfaat.
Credit : Heroesubs | Wizardsub
Kamen Rider Drive
Hello guys, balik lagi nih sama review serial Kamen Rider Drive, yang akhir pekan kemarin sudah tayang sebanyak 8 episode. Pada review kali ini, dua epsiode yang akan saya review adalah epsiode yang ke-7 dan ke-8. Langsung aja, simak ulasanya berikut ...
Kamen Rider Drive episode 7 menceritakan tentang terjadinya beberapa kasus runtuhnya gedung-gedung secara misterius, namun gambar saat-saat kejadianya selalu dapat diabadikan dan selalu muncul di sampul koran. Terdapat beberapa keanehan pada kasus ini, dimana tidak terdapat sisa-sisa "penambahan berat" yang biasa terjadi setelah serangan Roimyuudo. Apakah kasus ini tidak berhubungan dengan Roimyuudo? Tentu saja tidak, ya kan, hehehe. Adalah seorang fotografer bernama Kusaka, yang bekerja sama dengan salah satu Roimyuudo untuk mendapatkan gambar-gambar gedung yang runtuh secara langsung. Roimyuudo ini mengalami evolusi secara unik, ketimbang menggunakan tubuh dan ingatan dari manusia korbanya, Roimyuudo ini justru menggunakan hasrat dan keputus-asaan manusia korbanya, seperti yang terjadi pada Kusaka, dimana dia mengalami kegagalan pada proyek miliknya, dia jadi berhasrat untuk dapat mendapatkan berita dengan cara yang tidak benar, bekerja sama dengan Roimyuudo, hal itulah yang dimanfaatkan oleh Roimyuudo itu untuk meningkatkan kekuatanya.
Diakhir episode 7, kita diperlihatkan sebuah aksi heroik dari Kiriko, yang mencoba menghadang serangan Mashin Chaser yang ditujukan kepada Tomari. Namun tanpa di duga, serangan Chase justru meleset, dan diapun pergi meninggalkan Kiriko dan Tomari yang mengalami luka parah akibat pertarungan denganya. Kemudian terjadi beberapa hal menarik di episode 8 yang dialami oleh Chase, mulai dari penglihatanya pada Kiriko ketika dia sedang bertarung melawan Drive, dan juga di akhir episode tersebut, dia seolah bertanya-tanya, siapakah dirinya sebenarnya, mengapa dia tidak bisa menyerang Kiriko. Mungkinkah ini ada hubunganya dengan Kamen Rider Mach, yang belakangan kita ketahui bahwa Go Shijima, si Kamen Rider Mach, adalah kakak dari Kiriko, dan beberapa waktu yang lalu juga banyak beredar gambar-gambar Mach dan Cahse bersandingan, entah sedang bertarung bersama tau apa. Jawabanya mungkin akan mulai menemui titik terang pada episode 11, saat dimana Mach akan muncul untuk pertama kalinya di serial Drive.
Selain beberapa hal diatas, pada episode ke-8, Kamen Rider Drive mendapatkan sebuah senjata baru, yaitu Door Juu (atau bisa disebut juga Door Gun). Dia beberapa kali menggunakan senjata ini, saat melawan Mashin Chaser juga saat melawan Roimyuudo mingguan untuk episode ini.
Sampai disini aja deh review Kamen Rider Drive kali ini. Jangan lupa ikuti terus Tendou - Rider untuk review-review Kamen Rider Drive berikutnya dan tentunya, informasi update dan menarik lainya dari tokusatsu. Semoga bermanfaat.
Credit : Heroesubs | Wizardsub
By : Unknown
REVIEW - Super Hero Taisen Franchise
0
Pada tahun 2012 dan 2013 yang lalu, kita para tokufans disuguhi dua film crossover Superhero garapan TOEI Company. Apalagi kalau bukan Kamen Rider x Super Sentai : Super Hero Taisen, dan disusul oleh sekuelnya Kamen Rider x Super Sentai x Uchuu Keiji : Super Hero Taisen Z. Film-film yang disebut-sebut sebagai film legendaris ini, mempertontonkan pertarungan besar yang melibatkan beberapa superhero terlaris di Jepang sana, ada Kamen Rider, Super Sentai, hingga Metal Hero dengan perwakilanya, tiga karakter polisi semestanya. Terlihat seru, kan? Bagaimana pendapat Tendou - Rider tentang kedua film tersebut? Simak ulasanya di bawah.
Yang pertama adalah film Super Hero Taisen yang tayang tahun 2012 lalu. Film ini bercerita tentang pertempuran dua superhero, Kamen Rider dan Super Sentai. Bahkan tidak tanggung-tanggung, mereka ikut melibatkan dua organisasi kejahatan terbesar dari kedua universe superhero tersebut, ada Dai-Shocker dari Kamen Rider dan Dai-Zangyack dari super sentai. Nampaknya bakal jadi film yang seru yah? Tapi nyatanya, saya sendiri kurang suka dengan film ini. Sebetulnya ide untuk mengadu dua superhero ini sudah cukup bagus, tapi sayangnya, eksekusinya jauh dari kata bagus itu. Mengapa demikian, kalau temen-temen cermati, terlalu banyak plot hole, dan blunder yang dimunculkan film ini. Sedikit spoiler, ada dua karakter yang memegang "kendali" besar di film ini, yaitu Kadoya Tsukasa (Kamen Rider Decade) dan Captain Marvellous (Gokaired). Kita banyak disuguhi adegan pertarungan antara keduanya, maupun aksi mereka saling membasmi para Kamen Rider dan Super Sentai lainya. Tapi kemudian di akhir film ini yang mengambil peranan sangat besar adalah Fourze dan Go-Busters, padahal dilebih dari setengah film ini, mereka tidak muncul sama sekali, hanya di awal dan akhir. Itulah yang menurut saya membuat alur film ini menjadi jomplang dan tidak seimbang antar karakter utamanya. Hal lain yang membuat film ini mendapat reaksi jelek dari saya adalah, hal-hal klise yang justru menjadi inti dari film ini, sedikit spoiler lagi, kalau ternyata semua pertarungan Kamen Rider dan Super Sentai disini cuma akal-akalan Tsukasa dan Marvellous yang sengaja melakukanya untuk menjebak Dai-Shocker dan Dai-Zangyack, padahal sepanjang film kita diyakinkan bahwa pertarungan mereka sungguhan. Ini merupakan blunder besar yang diberikan oleh penulis cerita film ini yang pada akhirnya merusak film-nya. Tapi, tidak semua hal di film ini seburuk apa yang saya ungkapkan diatas, ada beberapa scene "fanfiction" yang cukup menghibur, seperti pertarungan antara Kamen Rider Blade melawan J.A.K.Q Spade Ace (sama-sama bertema kartu AS Sekop), dan masih banyak lagi. Overall, ide yang coba dimunculkan film ini sangat bagus, namun sayang, eksekusinya tidaklah bagus. Meskipun begitu, di Jepang sana film ini menadi Box Office pada saat penayanganya dulu. Kalau diminta memberi rating, mungkin hanya 2.5/10 untuk film ini.
Mengikuti "kesuksesan" film perdananya, akhirnya dibuatlah sekuel dari Super Hero Taisen, yang diberi judul Super Hero Taisen Z. Entah apa maksud embel-embel "Z" di judul film ini, mengingat di tahun yang sama ada dua film lain yang menggunakan embel-embel serupa di judulnya, yaitu "World War Z" dan "One Piece The Movie Z". Tapi tentunya bukan soal "Z" itu yang bakal saya bahas, so, mari Move On. Film ini bercerita tentang gejala-gejala sihir misterius yang terjadi di seluruh galaksi, termasuk Bumi, yang ternyata merupakan ulah Oragnisasi kejahatan Mado yang membangun Space-Shocker. Dibandingkan dengan pendahulunya, Super Hero Taisen Z masih lebih baik. TOEI sepertinya sadar bahwa film pertamanya tidaklah bagus, sehingga mereka melakukan banyak perbaikan dari sisi ceritanya. Sudah tidak ada lagi "kita pura-pura berantem buat nipu penjahat" lagi. Dan disinu porsi cerita untuk para karater utamanya juga sudah cukup baik, ya walaupun memang tidak terlalu baik juga, terlebih untuk porsi Kyoryuger, yang kemunculanya di film ini sangat minim, tapi di akhir cerita mereka memberikan impact yang sangat besar, sebuah kesalahan yang diulang dari film pertamanya, dan lucunya, masih ada beberapa fail lainya yang ditransfer dari film pertamanya ke film ini, salah satunya, adalah scene para Goakiger menggunakan ranger key dari superhero lain, di film pertamanya saat mereka menggunakan Kamen Rider OOO ranger key, dan di film ini saat mereka menggunakan Metal Hero Key, yang kalau saya boleh berpendapat, mending scene ini tidak usah diadakan saja, kenapa, kalau yang sudah nonton kedua film ini pasti tau lah. At least, film ini masih lebih baik dari segi ceritanya dibandingkan dengan prekuelnya. Saya sendiri sempat berharap semoga film ini akan dibuat terus tiap tahun, tentunya dengan dilakukan perbaikan-perbaikan lebih lanjut. Tapi nyatanya TOEI tidak melanjutkanya, setidaknya tidak dengan judul "Super Hero Taisen" lagi, seperti tahun ini, ada Kamen Rider Taisen featuring Super Sentai, yang tetap menggunakan pola yang sama, yaitu pertarungan antar superhero, tapi film ini tidak akan saya bahas kali ini, mungkin lain kali yah. Oh iya, rating saya untuk film ini 5/10.
Semoga kedepanya, TOEI terus berbenah untuk menjadikan film-film dengan format pertarungan superhero seperti ini agar lebih baik dan tentunya makin menghibur kita para tokufans. Segini aja deh, kalau mungkin temen-temen tidak sependapat dengan ulasan saya tentang Super Hero Taisen dan Super Hero Taisen Z diatas, jangan malu-malu buat menuliskan pendapat temen-temen di kolom komentar. Semoga bermanfaat.
Super Hero Wars
Pada tahun 2012 dan 2013 yang lalu, kita para tokufans disuguhi dua film crossover Superhero garapan TOEI Company. Apalagi kalau bukan Kamen Rider x Super Sentai : Super Hero Taisen, dan disusul oleh sekuelnya Kamen Rider x Super Sentai x Uchuu Keiji : Super Hero Taisen Z. Film-film yang disebut-sebut sebagai film legendaris ini, mempertontonkan pertarungan besar yang melibatkan beberapa superhero terlaris di Jepang sana, ada Kamen Rider, Super Sentai, hingga Metal Hero dengan perwakilanya, tiga karakter polisi semestanya. Terlihat seru, kan? Bagaimana pendapat Tendou - Rider tentang kedua film tersebut? Simak ulasanya di bawah.
Yang pertama adalah film Super Hero Taisen yang tayang tahun 2012 lalu. Film ini bercerita tentang pertempuran dua superhero, Kamen Rider dan Super Sentai. Bahkan tidak tanggung-tanggung, mereka ikut melibatkan dua organisasi kejahatan terbesar dari kedua universe superhero tersebut, ada Dai-Shocker dari Kamen Rider dan Dai-Zangyack dari super sentai. Nampaknya bakal jadi film yang seru yah? Tapi nyatanya, saya sendiri kurang suka dengan film ini. Sebetulnya ide untuk mengadu dua superhero ini sudah cukup bagus, tapi sayangnya, eksekusinya jauh dari kata bagus itu. Mengapa demikian, kalau temen-temen cermati, terlalu banyak plot hole, dan blunder yang dimunculkan film ini. Sedikit spoiler, ada dua karakter yang memegang "kendali" besar di film ini, yaitu Kadoya Tsukasa (Kamen Rider Decade) dan Captain Marvellous (Gokaired). Kita banyak disuguhi adegan pertarungan antara keduanya, maupun aksi mereka saling membasmi para Kamen Rider dan Super Sentai lainya. Tapi kemudian di akhir film ini yang mengambil peranan sangat besar adalah Fourze dan Go-Busters, padahal dilebih dari setengah film ini, mereka tidak muncul sama sekali, hanya di awal dan akhir. Itulah yang menurut saya membuat alur film ini menjadi jomplang dan tidak seimbang antar karakter utamanya. Hal lain yang membuat film ini mendapat reaksi jelek dari saya adalah, hal-hal klise yang justru menjadi inti dari film ini, sedikit spoiler lagi, kalau ternyata semua pertarungan Kamen Rider dan Super Sentai disini cuma akal-akalan Tsukasa dan Marvellous yang sengaja melakukanya untuk menjebak Dai-Shocker dan Dai-Zangyack, padahal sepanjang film kita diyakinkan bahwa pertarungan mereka sungguhan. Ini merupakan blunder besar yang diberikan oleh penulis cerita film ini yang pada akhirnya merusak film-nya. Tapi, tidak semua hal di film ini seburuk apa yang saya ungkapkan diatas, ada beberapa scene "fanfiction" yang cukup menghibur, seperti pertarungan antara Kamen Rider Blade melawan J.A.K.Q Spade Ace (sama-sama bertema kartu AS Sekop), dan masih banyak lagi. Overall, ide yang coba dimunculkan film ini sangat bagus, namun sayang, eksekusinya tidaklah bagus. Meskipun begitu, di Jepang sana film ini menadi Box Office pada saat penayanganya dulu. Kalau diminta memberi rating, mungkin hanya 2.5/10 untuk film ini.
Mengikuti "kesuksesan" film perdananya, akhirnya dibuatlah sekuel dari Super Hero Taisen, yang diberi judul Super Hero Taisen Z. Entah apa maksud embel-embel "Z" di judul film ini, mengingat di tahun yang sama ada dua film lain yang menggunakan embel-embel serupa di judulnya, yaitu "World War Z" dan "One Piece The Movie Z". Tapi tentunya bukan soal "Z" itu yang bakal saya bahas, so, mari Move On. Film ini bercerita tentang gejala-gejala sihir misterius yang terjadi di seluruh galaksi, termasuk Bumi, yang ternyata merupakan ulah Oragnisasi kejahatan Mado yang membangun Space-Shocker. Dibandingkan dengan pendahulunya, Super Hero Taisen Z masih lebih baik. TOEI sepertinya sadar bahwa film pertamanya tidaklah bagus, sehingga mereka melakukan banyak perbaikan dari sisi ceritanya. Sudah tidak ada lagi "kita pura-pura berantem buat nipu penjahat" lagi. Dan disinu porsi cerita untuk para karater utamanya juga sudah cukup baik, ya walaupun memang tidak terlalu baik juga, terlebih untuk porsi Kyoryuger, yang kemunculanya di film ini sangat minim, tapi di akhir cerita mereka memberikan impact yang sangat besar, sebuah kesalahan yang diulang dari film pertamanya, dan lucunya, masih ada beberapa fail lainya yang ditransfer dari film pertamanya ke film ini, salah satunya, adalah scene para Goakiger menggunakan ranger key dari superhero lain, di film pertamanya saat mereka menggunakan Kamen Rider OOO ranger key, dan di film ini saat mereka menggunakan Metal Hero Key, yang kalau saya boleh berpendapat, mending scene ini tidak usah diadakan saja, kenapa, kalau yang sudah nonton kedua film ini pasti tau lah. At least, film ini masih lebih baik dari segi ceritanya dibandingkan dengan prekuelnya. Saya sendiri sempat berharap semoga film ini akan dibuat terus tiap tahun, tentunya dengan dilakukan perbaikan-perbaikan lebih lanjut. Tapi nyatanya TOEI tidak melanjutkanya, setidaknya tidak dengan judul "Super Hero Taisen" lagi, seperti tahun ini, ada Kamen Rider Taisen featuring Super Sentai, yang tetap menggunakan pola yang sama, yaitu pertarungan antar superhero, tapi film ini tidak akan saya bahas kali ini, mungkin lain kali yah. Oh iya, rating saya untuk film ini 5/10.
Semoga kedepanya, TOEI terus berbenah untuk menjadikan film-film dengan format pertarungan superhero seperti ini agar lebih baik dan tentunya makin menghibur kita para tokufans. Segini aja deh, kalau mungkin temen-temen tidak sependapat dengan ulasan saya tentang Super Hero Taisen dan Super Hero Taisen Z diatas, jangan malu-malu buat menuliskan pendapat temen-temen di kolom komentar. Semoga bermanfaat.
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Drive Eps. 5-6
0
Bertemu lagi di review episode Kamen Rider Drive. Yang bakal saya review kali ini adalah Kamen Rider Drive episode 5 dan 6. Langsung aja deh, check it out guys ...
Kedua episode ini bercerita tentang terjadinya penyerangan terhadap beberapa truk barang, kejadian tersebut kemudian menjadi perhatian khusus buat divisi khusus kepolisian Tokyo, karena tidak lain penyerangan ini dilakukan oleh para Roimyuudo, dalam hal ini adalah Crush dan kedua sidekick-nya. Pada awalnya semua terlihat tidak jelas, karena penyerangan tersebut seolah dilakukan secara acak, namun kemudian Shinnosuke mengetahui alasan penyerangan tersebut, bukan sekedar penyerangan truk secara acak, namun ada sesuatu di dalam truk tersebut yang menarik perhatian dari Crush dan anak buahnya. Apakah yang menarik perhatian para Roimyuudo itu untuk menyerang truk-truk tersebut? buat anda yang sudah menonton kedua episode ini tentunya tau mengapa.
Pada episode kelima, Drive akhirnya berhadapan untuk pertama kalinya dengan salah satu petinggi Roimyuudo, Brain, yang menyerang Drive dengan racun syaraf yang mematikan. Untung saja nyawa Shinnosuke berhasil terselamatkan karena bantuan dari Shift Car Mad Doctor. Pada episode ini pula, Chase akhirnya menggunakan Viral Core miliknya, yaitu Viral Core Spider, yang memungkinkan Chase meningkatkan kemampuanya menjadi Chaser Spider yang tentunya menambah kekuatan bertarungnya.
Namun bukan hanya Masin Chaser saja yang mendapatkan power-up, pada episode berikutnya, jagoan kita, Kamen Rider Drive, juga mendapatkan form baru, yang ketika pada episode kelima gagal dia gunakan, namun pada episode ini akhirnya dia berhasil mengakses kekuatan barunya itu, dan membantunya mengalahkan Chase dan tentunya mengalahkan Crush juga. Tidak lain form baru Drive tersebut adalah Type Wild, yang juga memungkinkan Drive mengakses form baru dari Tridoron.
Pada episode keenam ini juga kita akhirnya mendapatkan fakta baru bahwa ternyata salah satu anggota divisi khusus Kepolisian Tokyo, Rinna, merupakan mekanik untuk Drive, dan dia juga mengetahui bahwa Shinnosuke adalah si Kamen Rider Drive.
Yap, mungkin segitu aja yang bisa saya tuliskan pada psotingan ini. Sampai jumpa di review Kamen Rider Drive berikutnya, dan semoga postingan ini (dan yang lain tentunya) bermanfaat untuk temen-temen sekalian.
Credit : Heroesubs
Kamen Rider Drive
Bertemu lagi di review episode Kamen Rider Drive. Yang bakal saya review kali ini adalah Kamen Rider Drive episode 5 dan 6. Langsung aja deh, check it out guys ...
Kedua episode ini bercerita tentang terjadinya penyerangan terhadap beberapa truk barang, kejadian tersebut kemudian menjadi perhatian khusus buat divisi khusus kepolisian Tokyo, karena tidak lain penyerangan ini dilakukan oleh para Roimyuudo, dalam hal ini adalah Crush dan kedua sidekick-nya. Pada awalnya semua terlihat tidak jelas, karena penyerangan tersebut seolah dilakukan secara acak, namun kemudian Shinnosuke mengetahui alasan penyerangan tersebut, bukan sekedar penyerangan truk secara acak, namun ada sesuatu di dalam truk tersebut yang menarik perhatian dari Crush dan anak buahnya. Apakah yang menarik perhatian para Roimyuudo itu untuk menyerang truk-truk tersebut? buat anda yang sudah menonton kedua episode ini tentunya tau mengapa.
Pada episode kelima, Drive akhirnya berhadapan untuk pertama kalinya dengan salah satu petinggi Roimyuudo, Brain, yang menyerang Drive dengan racun syaraf yang mematikan. Untung saja nyawa Shinnosuke berhasil terselamatkan karena bantuan dari Shift Car Mad Doctor. Pada episode ini pula, Chase akhirnya menggunakan Viral Core miliknya, yaitu Viral Core Spider, yang memungkinkan Chase meningkatkan kemampuanya menjadi Chaser Spider yang tentunya menambah kekuatan bertarungnya.
Namun bukan hanya Masin Chaser saja yang mendapatkan power-up, pada episode berikutnya, jagoan kita, Kamen Rider Drive, juga mendapatkan form baru, yang ketika pada episode kelima gagal dia gunakan, namun pada episode ini akhirnya dia berhasil mengakses kekuatan barunya itu, dan membantunya mengalahkan Chase dan tentunya mengalahkan Crush juga. Tidak lain form baru Drive tersebut adalah Type Wild, yang juga memungkinkan Drive mengakses form baru dari Tridoron.
Pada episode keenam ini juga kita akhirnya mendapatkan fakta baru bahwa ternyata salah satu anggota divisi khusus Kepolisian Tokyo, Rinna, merupakan mekanik untuk Drive, dan dia juga mengetahui bahwa Shinnosuke adalah si Kamen Rider Drive.
Yap, mungkin segitu aja yang bisa saya tuliskan pada psotingan ini. Sampai jumpa di review Kamen Rider Drive berikutnya, dan semoga postingan ini (dan yang lain tentunya) bermanfaat untuk temen-temen sekalian.
Credit : Heroesubs
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Decade
0
Pada postingan kali ini, saya mau mereview serial Kamen Rider kesepuluh di era Heisei, siapa lagi kalau bukan si pinky Kamen Rider Decade. Decade tayang pada tahun 2009 lalu pasca selesainya serial Kamen Rider Kiva. Serial ini tayang sebanyak 31 episode, dan sejauh ini masih menjadi Kamen Rider dengan jumlah episode paling sedikit.
Kamen Rider Decade bercerita tentang Kadoya Tsukasa, seorang pria yang mengalami hilang ingatan dan tidak mengingat masa lalunya. Dia tinggal bersama keluarga Hikari dan bekerja sebagai fotografer di studio foto milik keluarga tersebut. Hingga pada suatu hari terjadi berbagai hal aneh, dengan kemunculan monster-monster yang menyerang kota, singkat cerita dia bertemu dengan seorang pemuda misterius (Kurenai Wataru), yang memberitahunya bahwa untuk dapat menyelamatkan bumi, dia harus menghubungkan kesembilan dunia Kamen Rider (mulai dari Kuuga sampai dengan Kiva). Singkat cerita, dia mendapatkan kekuatan untuk berbubah menjadi Kamen Rider Decade, dan dimulailah perjalananya menuju kesembilan dunia Rider untuk menyelamatkan dunia serta menemukan jati dirinya.
Berbicara mengenai cerita yang coba dibawakan serial ini, sebenarnya sangat bagus, yaitu dengan melakukan perjalanan ke sembilan dunia Rider yang muncul sebelum Decade, dimulai dari dunia Kuuga, Kiva, Ryuki, Blade, Faiz, Agito, Den-O, Kabuto dan Hibiki. Cerita di tiap dunia rider itu juga terbilang cukup seru, dimana Tsukasa membantu para rider itu mengatasi berbagai permasalahan para rider itu sembari mencoba menemukan jati dirinya sendiri. Namun sesudah Decade mengunjungi dunia rider terakhir, cerita serial ini jsutru terkesan dipaksakan dan berkurang keseruanya. Terlihat bahwa sang penulis cerita seperti kehabisan cerita namun episode Decade sendiri masih terlalu sedikit untuk diselesaikan pada dunia rider terakhir itu, sehingga dimasukanlah beberapa cerita yang jujur saja, tidak cukup bagus. Menurut saya, hanya episode ketika Decade mengunjungi dunia Kaito Daiki dan Dunia Black/Black RX saja yang cukup baik (untuk episode setelah dunia rider terakhir yang dikunjungi Decade), sisanya, kurang bagus.
Yang bisa saya simpulkan, keseruan serial ini sudah berakhir ketika Decade menungjungi dunia Rider terakhir (Hibiki), atau setidaknya ditambah satu atau dua episode untuk final episodenya, karena episode-episode setelah itu rasanya sudah tidak menarik lagi untuk diikuti. Apalagi jika melihat bagaimana cara serial ini mengakiri kisahnya di episode 31, yang super nggantung. Memang kemudian diberi tahukan bahwa ending serial ini dipecah kedalam dua film layar lebarnya, All Rider vs Dai-Shocker dan juga Movie Taisen 2010, tapi tetap saja, endingnya masih terasa tidak jelas dan membuatnya menjadi ending yang buruk.
Kamen Rider Decade
Pada postingan kali ini, saya mau mereview serial Kamen Rider kesepuluh di era Heisei, siapa lagi kalau bukan si pinky Kamen Rider Decade. Decade tayang pada tahun 2009 lalu pasca selesainya serial Kamen Rider Kiva. Serial ini tayang sebanyak 31 episode, dan sejauh ini masih menjadi Kamen Rider dengan jumlah episode paling sedikit.
Kamen Rider Decade bercerita tentang Kadoya Tsukasa, seorang pria yang mengalami hilang ingatan dan tidak mengingat masa lalunya. Dia tinggal bersama keluarga Hikari dan bekerja sebagai fotografer di studio foto milik keluarga tersebut. Hingga pada suatu hari terjadi berbagai hal aneh, dengan kemunculan monster-monster yang menyerang kota, singkat cerita dia bertemu dengan seorang pemuda misterius (Kurenai Wataru), yang memberitahunya bahwa untuk dapat menyelamatkan bumi, dia harus menghubungkan kesembilan dunia Kamen Rider (mulai dari Kuuga sampai dengan Kiva). Singkat cerita, dia mendapatkan kekuatan untuk berbubah menjadi Kamen Rider Decade, dan dimulailah perjalananya menuju kesembilan dunia Rider untuk menyelamatkan dunia serta menemukan jati dirinya.
Berbicara mengenai cerita yang coba dibawakan serial ini, sebenarnya sangat bagus, yaitu dengan melakukan perjalanan ke sembilan dunia Rider yang muncul sebelum Decade, dimulai dari dunia Kuuga, Kiva, Ryuki, Blade, Faiz, Agito, Den-O, Kabuto dan Hibiki. Cerita di tiap dunia rider itu juga terbilang cukup seru, dimana Tsukasa membantu para rider itu mengatasi berbagai permasalahan para rider itu sembari mencoba menemukan jati dirinya sendiri. Namun sesudah Decade mengunjungi dunia rider terakhir, cerita serial ini jsutru terkesan dipaksakan dan berkurang keseruanya. Terlihat bahwa sang penulis cerita seperti kehabisan cerita namun episode Decade sendiri masih terlalu sedikit untuk diselesaikan pada dunia rider terakhir itu, sehingga dimasukanlah beberapa cerita yang jujur saja, tidak cukup bagus. Menurut saya, hanya episode ketika Decade mengunjungi dunia Kaito Daiki dan Dunia Black/Black RX saja yang cukup baik (untuk episode setelah dunia rider terakhir yang dikunjungi Decade), sisanya, kurang bagus.
Yang bisa saya simpulkan, keseruan serial ini sudah berakhir ketika Decade menungjungi dunia Rider terakhir (Hibiki), atau setidaknya ditambah satu atau dua episode untuk final episodenya, karena episode-episode setelah itu rasanya sudah tidak menarik lagi untuk diikuti. Apalagi jika melihat bagaimana cara serial ini mengakiri kisahnya di episode 31, yang super nggantung. Memang kemudian diberi tahukan bahwa ending serial ini dipecah kedalam dua film layar lebarnya, All Rider vs Dai-Shocker dan juga Movie Taisen 2010, tapi tetap saja, endingnya masih terasa tidak jelas dan membuatnya menjadi ending yang buruk.
By : Unknown
REVIEW - Uchuu Keiji Sharivan Next Generation
0
Helo guys, kali ini saya mau mereview film terbaru dari genre tokusatsu Metal Hero, yaitu Uchuu Keiji Sharivan : Next Generation. Sedikit info, Sharivan adalah salah satu superhero dari genre Metal Hero, dan bagian dari Uchuu Keiji Series selain Gavan dan Shaider.
Film ini menceritakan sebuah misi rahasia yang dilakukan oleh Hyuuga Kai (Sharivan), bersama asistenya seorang ilmuwan cantik bernama Shishi. Mereka diharuskan untuk menyelidiki seorang penjahat bernama Guyler Shogun, yang menyebarkan sebuah serum obat berbahaya dan menjadikan bumi sebagai targetnya, dan juga menyelidiki seorang mata-mata dari Guyler tadi di dalam kesatuan Polisi Semesta. Dia ditugaskan ke bumi dan bertemu dengan teman masa kecilnya bernama Seigi, yang juga seorang Uchuu Keiji, Estevan beserta asistenya Aileen. Setelah melalui penyelidikan, Sharivan mencurigai Aileen sebagai mata-mata dari Guyler karena tindak-tunduknya yang mencurigakan, namun ternyata, mata-mata yang sebenarnya adalah orang yang sama sekali tidak dia duga. Mampukah Sharivan menjalankan misinya dengan sempurna, menangkap Guyler dan sang mata-mata tersebut?
Setelah kesuksesan TOEI pada tahun 2012 lalu yang "menghidupkan" genre metal hero dengan keluarnya film "Uchuu Keiji Gavan The Movie" dengan memerikan penyegaran dari segi pemain namun tidak melupakan kisah originalnya dengan tetap membawa pemeran Gavan aslinya. Tahun ini TOEI kembali menghadirkan dua film metal hero, yang lebih terkesan menjadi Spin-off dari film Gavan 2012 yang lalu, Sharivan dan Shaider NEXT GENEARTION, yang mengambil latar pasca kejadian di film Gavan dan juga Super Hero Taisen Z.
Untuk film Sharivan Next Generation sendiri, secara keseluruhan cukup bagus. Cerita yang coba dibawakan di film ini cukup menghibur, disertai juga dengan sedikit twist yang bagus, meskipun sebenarnya cukup predictable juga. Selaij itu penampilan dari Misaki Momose sebagai seorang ilmuwan cerdas yang centil dan manja makin memaniskan aroma film ini. Dan jangan lupakan juga penampilan beberapa bintang Super Sentai yang taqmpil di film ini seperti Ryoma Baba (Tokumei Sentai GoBusters), Koichiro Nishi, Sho Tomita dan Michi Ishijima (Bakuryuu Sentai Abaranger) yang tentunya menambah keseruan film ini.
Overall, film ini sangat menghibur. Dan harapan saya, TOEI akan kembali mengangkat para superhero lainya dari genre Metal Hero, seperti Jiraiya ataupun Juspion, tentunya dengan sentuhan baru macam trio film Uchuu Keiji ini, untuk meramaikan genre ini dan tidak kalah dengan dua koleganya sesama hero buatan TOEI, Kamen Rider dan Super Sentai.
Credit : HeroeSubs
Uchuu Keiji Sharivan
Helo guys, kali ini saya mau mereview film terbaru dari genre tokusatsu Metal Hero, yaitu Uchuu Keiji Sharivan : Next Generation. Sedikit info, Sharivan adalah salah satu superhero dari genre Metal Hero, dan bagian dari Uchuu Keiji Series selain Gavan dan Shaider.
Film ini menceritakan sebuah misi rahasia yang dilakukan oleh Hyuuga Kai (Sharivan), bersama asistenya seorang ilmuwan cantik bernama Shishi. Mereka diharuskan untuk menyelidiki seorang penjahat bernama Guyler Shogun, yang menyebarkan sebuah serum obat berbahaya dan menjadikan bumi sebagai targetnya, dan juga menyelidiki seorang mata-mata dari Guyler tadi di dalam kesatuan Polisi Semesta. Dia ditugaskan ke bumi dan bertemu dengan teman masa kecilnya bernama Seigi, yang juga seorang Uchuu Keiji, Estevan beserta asistenya Aileen. Setelah melalui penyelidikan, Sharivan mencurigai Aileen sebagai mata-mata dari Guyler karena tindak-tunduknya yang mencurigakan, namun ternyata, mata-mata yang sebenarnya adalah orang yang sama sekali tidak dia duga. Mampukah Sharivan menjalankan misinya dengan sempurna, menangkap Guyler dan sang mata-mata tersebut?
Setelah kesuksesan TOEI pada tahun 2012 lalu yang "menghidupkan" genre metal hero dengan keluarnya film "Uchuu Keiji Gavan The Movie" dengan memerikan penyegaran dari segi pemain namun tidak melupakan kisah originalnya dengan tetap membawa pemeran Gavan aslinya. Tahun ini TOEI kembali menghadirkan dua film metal hero, yang lebih terkesan menjadi Spin-off dari film Gavan 2012 yang lalu, Sharivan dan Shaider NEXT GENEARTION, yang mengambil latar pasca kejadian di film Gavan dan juga Super Hero Taisen Z.
Untuk film Sharivan Next Generation sendiri, secara keseluruhan cukup bagus. Cerita yang coba dibawakan di film ini cukup menghibur, disertai juga dengan sedikit twist yang bagus, meskipun sebenarnya cukup predictable juga. Selaij itu penampilan dari Misaki Momose sebagai seorang ilmuwan cerdas yang centil dan manja makin memaniskan aroma film ini. Dan jangan lupakan juga penampilan beberapa bintang Super Sentai yang taqmpil di film ini seperti Ryoma Baba (Tokumei Sentai GoBusters), Koichiro Nishi, Sho Tomita dan Michi Ishijima (Bakuryuu Sentai Abaranger) yang tentunya menambah keseruan film ini.
Overall, film ini sangat menghibur. Dan harapan saya, TOEI akan kembali mengangkat para superhero lainya dari genre Metal Hero, seperti Jiraiya ataupun Juspion, tentunya dengan sentuhan baru macam trio film Uchuu Keiji ini, untuk meramaikan genre ini dan tidak kalah dengan dua koleganya sesama hero buatan TOEI, Kamen Rider dan Super Sentai.
Credit : HeroeSubs
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Drive 3-4
0
Hai guys, balik lagi dengan review Kamen Rider Drive nih. Kali ini saya mau mencoba nge-review serial ini untuk episode yang ke-3 dan 4. Dimana pada episode ini, kita mendapatkan beberapa fakta baru mengenai cerita yang coba dibangun oleh Drive. Okeh, langsung aja ...
Pada episode ini, menceritakan tentang kasus hilangnya beberapa perempuan secara misterius, yang ternyata setelah diselidiki, mengarah kepada sebuah studio lukis, dimana dalang dari kejadian tersebut tidak lain adalah salah satu anggota Roimyuudo, Paint, yang memiliki kemampuan untuk merubah tubuh korbanya menjadi data-data digital dan menyimpanya di sebuah kanvas lukis, atau sederhanaya, dia merubah dan menyimpan para korban di dalam sebuah lukisan.
Ternyata anggota Roimyuudo yang satu ini memiliki hubungan dengan masa lalu Kiriko, dimana saat terjadi Global Freeze beberapa bulan sebelumnya, Kiriko diserang oleh monster ini, yang kemudian diketahui bahwa hal inilah yang menyebabkan Kiriko menjadi kaku dan jarang tersenyum lagi. Pada saat penyerangan itu, Kiriko diselamatkan oleh Proto-Drive, yang kemudian dijelaskan oleh Belt-san, bahwa meskipun dia memiliki kekuatan untuk melawan Roimyuudo, namun pada akhirnya dia kehilangan nyawanya (kurang lebih begitu yang saya simpulkan).
Pada dua episode ini juga menjadi debut bagi Mashin Chaser. Dia disebut sebagai shinigami (dewa maut), karena tugasnya melenyapkan Roimyuudo yang bertindak diluar rencana para pentinggi Roimyuudo. Berbeda dengan Drive, yang mampu melenyapkan Roimyuudo sampai ke intinya, Chaser tidak melakukan hal tersebut, dan hanya mengalahkanya namun kemudian inti dari Roimyuudo tersebut masuk ke semacam database yang dipegang oleh Brain. Selain menjadi dewa maut bagi Roimyuudo, dia juga bertugas untuk mengalahkan Kamen Rider Drive. Belt-san juga mengatakan bahwa bentuk dari Mashin Chaser ini seperti meniru bentuk dasar dari Proto-Drive.
Di dua episode ini pula, Drive menggunakan beberapa Shift Cars baru, yaitu Dream Vegas, Spin Mixer, Massive Monster dan Dimension Cab. Penjelasan tentang kekuatan Shift Cars baru Drive ini sebagai berikut :
- Dream Vegas : Mengambil dasar permainan casino, begitu juga untuk melakukan hissatsu, pertama-tama ketiga koin Dream Vegas akan melakukan Shuffle, dan membutuhkan angka 7 berurutan agar jurusnya berhasil digunakan.
- Spin Mixer : kekuatan dari Shift Cars ini seperti mixer semen yang biasa kita lihat di pekerjaan bangunan, dan mampu menghasilkan "adonan" semen yang sangat kuat.
- Massive Monster : mengambil bentuk dasar dari monster (yang saya sendiri masih belum terlalu mengeti monster macam apa, hehe).
- Dimension Cab : Kekuatanya dapat memisahkan bagian tubuh Drive, yang kemudian dapat bergerak masing-masing untuk menyerang musuhnya. Kekuatanya yang lain juga dapat menembus benda-benda padat seperti tembok.
Selain menggunakan beberapa shift cars baru, Drive juga mendapatkan sebuah senjata baru, yaitu Handle Ken (diberi nama sendiri oleh Shinnosuke). Bentuknya seperti pedang dengan stir kendali dibawahnya, yang digunakan juga untuk menentukan gerakan serangan Drive. Pedang ini juga dapat digunakan Drive untuk melakukan hissatsu.
Yah, segini aja deh review-nya. Kalau mungkin ada beberapa bagian yang kurang jelas, dan membuat anda gagal paham, mohon dimaafkan. Semoga bermanfaat.
Credit : HeroeSub | RyuzakiLogia
Kamen Rider Drive
Hai guys, balik lagi dengan review Kamen Rider Drive nih. Kali ini saya mau mencoba nge-review serial ini untuk episode yang ke-3 dan 4. Dimana pada episode ini, kita mendapatkan beberapa fakta baru mengenai cerita yang coba dibangun oleh Drive. Okeh, langsung aja ...
Pada episode ini, menceritakan tentang kasus hilangnya beberapa perempuan secara misterius, yang ternyata setelah diselidiki, mengarah kepada sebuah studio lukis, dimana dalang dari kejadian tersebut tidak lain adalah salah satu anggota Roimyuudo, Paint, yang memiliki kemampuan untuk merubah tubuh korbanya menjadi data-data digital dan menyimpanya di sebuah kanvas lukis, atau sederhanaya, dia merubah dan menyimpan para korban di dalam sebuah lukisan.
Ternyata anggota Roimyuudo yang satu ini memiliki hubungan dengan masa lalu Kiriko, dimana saat terjadi Global Freeze beberapa bulan sebelumnya, Kiriko diserang oleh monster ini, yang kemudian diketahui bahwa hal inilah yang menyebabkan Kiriko menjadi kaku dan jarang tersenyum lagi. Pada saat penyerangan itu, Kiriko diselamatkan oleh Proto-Drive, yang kemudian dijelaskan oleh Belt-san, bahwa meskipun dia memiliki kekuatan untuk melawan Roimyuudo, namun pada akhirnya dia kehilangan nyawanya (kurang lebih begitu yang saya simpulkan).
Pada dua episode ini juga menjadi debut bagi Mashin Chaser. Dia disebut sebagai shinigami (dewa maut), karena tugasnya melenyapkan Roimyuudo yang bertindak diluar rencana para pentinggi Roimyuudo. Berbeda dengan Drive, yang mampu melenyapkan Roimyuudo sampai ke intinya, Chaser tidak melakukan hal tersebut, dan hanya mengalahkanya namun kemudian inti dari Roimyuudo tersebut masuk ke semacam database yang dipegang oleh Brain. Selain menjadi dewa maut bagi Roimyuudo, dia juga bertugas untuk mengalahkan Kamen Rider Drive. Belt-san juga mengatakan bahwa bentuk dari Mashin Chaser ini seperti meniru bentuk dasar dari Proto-Drive.
Di dua episode ini pula, Drive menggunakan beberapa Shift Cars baru, yaitu Dream Vegas, Spin Mixer, Massive Monster dan Dimension Cab. Penjelasan tentang kekuatan Shift Cars baru Drive ini sebagai berikut :
- Dream Vegas : Mengambil dasar permainan casino, begitu juga untuk melakukan hissatsu, pertama-tama ketiga koin Dream Vegas akan melakukan Shuffle, dan membutuhkan angka 7 berurutan agar jurusnya berhasil digunakan.
- Spin Mixer : kekuatan dari Shift Cars ini seperti mixer semen yang biasa kita lihat di pekerjaan bangunan, dan mampu menghasilkan "adonan" semen yang sangat kuat.
- Massive Monster : mengambil bentuk dasar dari monster (yang saya sendiri masih belum terlalu mengeti monster macam apa, hehe).
- Dimension Cab : Kekuatanya dapat memisahkan bagian tubuh Drive, yang kemudian dapat bergerak masing-masing untuk menyerang musuhnya. Kekuatanya yang lain juga dapat menembus benda-benda padat seperti tembok.
Selain menggunakan beberapa shift cars baru, Drive juga mendapatkan sebuah senjata baru, yaitu Handle Ken (diberi nama sendiri oleh Shinnosuke). Bentuknya seperti pedang dengan stir kendali dibawahnya, yang digunakan juga untuk menentukan gerakan serangan Drive. Pedang ini juga dapat digunakan Drive untuk melakukan hissatsu.
Yah, segini aja deh review-nya. Kalau mungkin ada beberapa bagian yang kurang jelas, dan membuat anda gagal paham, mohon dimaafkan. Semoga bermanfaat.
Credit : HeroeSub | RyuzakiLogia
By : Unknown
The Best of Kamen Rider Gaim
0
Hello guys, gimana kabarnya? semoga sehat selalu. Okeh, seperti janji saya dulu, bahwa saya mau bikin postingan khusus tentang "The Best of Kamen Rider Gaim", yaitu psotingan yang berisi segala sesuatu yang the best dari serial ini, dan tentunya, ini cuma dari opini pribadi saya sendiri. Okeh langsung aja ...
Dari "Best Actor", saya memilih Yukata Kobayashi, si pemeran karakter Kumon Kaito/Kamen Rider Baron/Overlord Baron. Kenapa saya memilih dia, seperti yang dibilang oleh penulis serial ini, Gen Urobuchi, yang menyebut bahwa Yukata memerankan karakter yang sangat berbeda dengan kepribadianya. Seperti yang kita tau tentang karakter Kaito, yang haus akan kekuatan, dan juga arogan. Yukata memerankan karakter ini dengan sangat baik, hingga sejujurnya saya sendiri mengira bahwa Yukata sebetulnya juga mempunyai karakter yang menyerupai Kaito. Tapi ternyata, mungkin sangat jauh berbeda yah, kalau anda pernah menonton video-nya meng-cover dance lagu "Koisuru Fortune Cookie" dari AKB48, atau melihat foto-foto pribadinya yang di share di internet, kita akan berfikir ulang tentang kepribadian dari Yukata ini.
Untuk "The Best Actress", saya memilih Minami Tsukui, pemeran karakter Minato Yoko/Kamen Rider Marika. Mengapa saya memilih dia, selain parasnya yang kawaii dilengkapi dengan lesung pipi, dia juga lumayan banyak menampilkan adegan pertarungan ketika masih dalam wujud manusia, yang berarti dia sendiri yang melakukan adegan-adegan pertarungan, ngga aneh sebenernya, mengingat dia sendiri adalah anggota dari Japan Action Enterprise, sebuah perusahaan yang telah banyak menyumbangkan suit actor untuk serial-serial Tokusatsu.
Kamen Rider Gaim Kachidoki Arms, adalah "The Best Form" pilihan saya. Form ini memang bukan form terkuat di serial ini, masih ada Kiwami Arms yang merupakan final form dari Kamen Rider Gaim, tapi setidaknya secara kostum, form ini masih lebih baik. Dengan masih berwarna dasar orange, ditambah ornamen logo Gaim di dadanya, juga dengan baju zirah ala samurai yang membuat form ini tampil keren di mata saya.
Untuk "The Best Rider Weapon", saya pilih Hinawa Daidai Dj Juu, atau yang biasa disebut DJ Gun oleh kebanyakan fan. Senjata ini adalah senjata personal dari Kamen Rider Gaim Kachidoki Arms, yang bisa digunakan juga pada Kiwami Arms. Senjata ini berbentuk seperti senapan mesin dengan keunikan "dj disk" yang digunakan untuk mengatur intensitas dan juga kekuatan tembakan dari senjata ini. Senjata ini memiliki mode "Taiken", yaitu ketika DJ Juu digabungkan dengan Musou Saber, dan fungsinya juga menjadi seperti pedang.
Episode terbaik pilihan saya adalah Episode Ke-2. Mengapa saya memilih episode 2 ini, episode yang masih sangat awal dari serial ini, bukan episode-episode ketika Gaim memperoleh super-from miliknya. Alasanya, pada episode ini, kita disuguhi banyak adegan-adegan humor yang lumayan mengocok perut, kita diperlihatkan dengan tingkah konyol Kouta, yang masih belum mengerti mengenai perubahan yang ia alami.
Yaa, mungkin itu aja deh yaa yang bisa saya share kali ini. Terimakasih saya ucapkan buat para fansub yang telah membantu saya menikmati serial ini, seperti Wizardsub, Heroesub dan Madesu, yang rilisanya rutin saya download. Terimakasih juga untuk para pengunjung blog saya, jika masih banyak kekurangan, mohon dimaafkan. Ditunggu komentarnya ...
NB : Buat temen-temen yang mau baca review serial Kamen Rider Gaim di blog ini, silahkan buka link ini. Semoga bermanfaat.
The Best of Gaim
Hello guys, gimana kabarnya? semoga sehat selalu. Okeh, seperti janji saya dulu, bahwa saya mau bikin postingan khusus tentang "The Best of Kamen Rider Gaim", yaitu psotingan yang berisi segala sesuatu yang the best dari serial ini, dan tentunya, ini cuma dari opini pribadi saya sendiri. Okeh langsung aja ...
THE BEST ACTOR
Dari "Best Actor", saya memilih Yukata Kobayashi, si pemeran karakter Kumon Kaito/Kamen Rider Baron/Overlord Baron. Kenapa saya memilih dia, seperti yang dibilang oleh penulis serial ini, Gen Urobuchi, yang menyebut bahwa Yukata memerankan karakter yang sangat berbeda dengan kepribadianya. Seperti yang kita tau tentang karakter Kaito, yang haus akan kekuatan, dan juga arogan. Yukata memerankan karakter ini dengan sangat baik, hingga sejujurnya saya sendiri mengira bahwa Yukata sebetulnya juga mempunyai karakter yang menyerupai Kaito. Tapi ternyata, mungkin sangat jauh berbeda yah, kalau anda pernah menonton video-nya meng-cover dance lagu "Koisuru Fortune Cookie" dari AKB48, atau melihat foto-foto pribadinya yang di share di internet, kita akan berfikir ulang tentang kepribadian dari Yukata ini.
THE BEST ACTRESS
Untuk "The Best Actress", saya memilih Minami Tsukui, pemeran karakter Minato Yoko/Kamen Rider Marika. Mengapa saya memilih dia, selain parasnya yang kawaii dilengkapi dengan lesung pipi, dia juga lumayan banyak menampilkan adegan pertarungan ketika masih dalam wujud manusia, yang berarti dia sendiri yang melakukan adegan-adegan pertarungan, ngga aneh sebenernya, mengingat dia sendiri adalah anggota dari Japan Action Enterprise, sebuah perusahaan yang telah banyak menyumbangkan suit actor untuk serial-serial Tokusatsu.
THE BEST RIDER FORM
Kamen Rider Gaim Kachidoki Arms, adalah "The Best Form" pilihan saya. Form ini memang bukan form terkuat di serial ini, masih ada Kiwami Arms yang merupakan final form dari Kamen Rider Gaim, tapi setidaknya secara kostum, form ini masih lebih baik. Dengan masih berwarna dasar orange, ditambah ornamen logo Gaim di dadanya, juga dengan baju zirah ala samurai yang membuat form ini tampil keren di mata saya.
THE BEST RIDER WEAPON
Untuk "The Best Rider Weapon", saya pilih Hinawa Daidai Dj Juu, atau yang biasa disebut DJ Gun oleh kebanyakan fan. Senjata ini adalah senjata personal dari Kamen Rider Gaim Kachidoki Arms, yang bisa digunakan juga pada Kiwami Arms. Senjata ini berbentuk seperti senapan mesin dengan keunikan "dj disk" yang digunakan untuk mengatur intensitas dan juga kekuatan tembakan dari senjata ini. Senjata ini memiliki mode "Taiken", yaitu ketika DJ Juu digabungkan dengan Musou Saber, dan fungsinya juga menjadi seperti pedang.
THE BEST EPISODE
Episode terbaik pilihan saya adalah Episode Ke-2. Mengapa saya memilih episode 2 ini, episode yang masih sangat awal dari serial ini, bukan episode-episode ketika Gaim memperoleh super-from miliknya. Alasanya, pada episode ini, kita disuguhi banyak adegan-adegan humor yang lumayan mengocok perut, kita diperlihatkan dengan tingkah konyol Kouta, yang masih belum mengerti mengenai perubahan yang ia alami.
Yaa, mungkin itu aja deh yaa yang bisa saya share kali ini. Terimakasih saya ucapkan buat para fansub yang telah membantu saya menikmati serial ini, seperti Wizardsub, Heroesub dan Madesu, yang rilisanya rutin saya download. Terimakasih juga untuk para pengunjung blog saya, jika masih banyak kekurangan, mohon dimaafkan. Ditunggu komentarnya ...
NB : Buat temen-temen yang mau baca review serial Kamen Rider Gaim di blog ini, silahkan buka link ini. Semoga bermanfaat.
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Drive 1-2 + Detail of Heroes
0
Akhirnya serial Kamen Rider baru itu tayang juga, Kamen Rider Drive. Dimana akhir pekan kemarin serial ini telah menayangkan 2 episode awalnya. Dan berikut ini adalah sedikit ulasan tentang dua episode awal Kamen Rider Drive, yang menjadi prolog untuk seperti apa serial ini akan berjalan kedepanya.
Diawal episode pertama, kita disuguhi tentang sebuah fenomena yang disebut "Global Freeze" (Pembekuan Global), dimana fenomena tersebut membuat orang-orang mengalami "kelambatan" (gerakan manusia menjadi sangat lambat). Fenomena tersebut terjadi disebabkan oleh kekuatan dari Roimyuudo. Fenomena ini juga memberikan dampak kepada Tomari Shinnosuke, yang membuat temanya, Hayase mengalami kecelakaan fatal. Enam bulan setelah kejadian itu, warga kota masih diselimuti ketakutan akan fenomena itu, sedangkan Shinnosuke, yang saat ini menjadi bagian dari divisi khusus kepolisian Tokyo, masih diselimuti bayang-bayang kecelakaan rekan kerjanya itu.
Di divisi khusus kepolisian tersebut, dia berpartner dengan Kiriko Shijima, seorang polwan cantik yang dingin dan kaku, dan dia juga seperti mengetahui seluk beluk Shinnosuke, bahkan sampai tempat kesukaanya untuk bermalas-malasan. Ditengah penyelidikanya bersama Kiriko, mereka mendapat serangan dari seorang Roimyuudo, singkat cerita, Kiriko meminta Shinnosuke untuk berubah menjadi Drive, menggunakan Belt (Sabuk) yang dapat berbicara, Shift Brace, dan beberapa mobil kecil yang dinamani Shift Cars. Dan akhirnya Shinnosuke berubah menjadi seorang ksatria bernama Drive.
Pada episode kedua, kita mendapat sedikit gambaran mengenai identitas dari Belt-san (sabuk perubahan Drive), dimana digambarkan bahwa mungkin dulunya Belt-san ini adalah manusia, mungkin ilmuwan atau apalah, yang diserang oleh Roimyuudo. Pada episode kedua juga memperlihatkan para petinggi Roimyuudo, yaitu Heart, yang dapat memberikan tubuh baru kepada Roimyuudo yang telah hancur, Brain, yang dapat memanipulasi teknologi, dan juga Chase. Selain itu, episode dua ini menjadi debut untuk dua member Kamen Rider Girls, Isaka Hitomi (Kamen Rider OOO) dan Mitsuki Endo (Kamen Rider Fourze), yang ikut berperan di serial ini.
Dan yang terakhir, berikut ini adalah Detail of Heroes Kamen Rider Drive, yang memperlihatkan detail dari kostum Drive, Check it out guys ...
Credit : Wizardsub | RyuzakiLogia
Review
Akhirnya serial Kamen Rider baru itu tayang juga, Kamen Rider Drive. Dimana akhir pekan kemarin serial ini telah menayangkan 2 episode awalnya. Dan berikut ini adalah sedikit ulasan tentang dua episode awal Kamen Rider Drive, yang menjadi prolog untuk seperti apa serial ini akan berjalan kedepanya.
Diawal episode pertama, kita disuguhi tentang sebuah fenomena yang disebut "Global Freeze" (Pembekuan Global), dimana fenomena tersebut membuat orang-orang mengalami "kelambatan" (gerakan manusia menjadi sangat lambat). Fenomena tersebut terjadi disebabkan oleh kekuatan dari Roimyuudo. Fenomena ini juga memberikan dampak kepada Tomari Shinnosuke, yang membuat temanya, Hayase mengalami kecelakaan fatal. Enam bulan setelah kejadian itu, warga kota masih diselimuti ketakutan akan fenomena itu, sedangkan Shinnosuke, yang saat ini menjadi bagian dari divisi khusus kepolisian Tokyo, masih diselimuti bayang-bayang kecelakaan rekan kerjanya itu.
Di divisi khusus kepolisian tersebut, dia berpartner dengan Kiriko Shijima, seorang polwan cantik yang dingin dan kaku, dan dia juga seperti mengetahui seluk beluk Shinnosuke, bahkan sampai tempat kesukaanya untuk bermalas-malasan. Ditengah penyelidikanya bersama Kiriko, mereka mendapat serangan dari seorang Roimyuudo, singkat cerita, Kiriko meminta Shinnosuke untuk berubah menjadi Drive, menggunakan Belt (Sabuk) yang dapat berbicara, Shift Brace, dan beberapa mobil kecil yang dinamani Shift Cars. Dan akhirnya Shinnosuke berubah menjadi seorang ksatria bernama Drive.
Pada episode kedua, kita mendapat sedikit gambaran mengenai identitas dari Belt-san (sabuk perubahan Drive), dimana digambarkan bahwa mungkin dulunya Belt-san ini adalah manusia, mungkin ilmuwan atau apalah, yang diserang oleh Roimyuudo. Pada episode kedua juga memperlihatkan para petinggi Roimyuudo, yaitu Heart, yang dapat memberikan tubuh baru kepada Roimyuudo yang telah hancur, Brain, yang dapat memanipulasi teknologi, dan juga Chase. Selain itu, episode dua ini menjadi debut untuk dua member Kamen Rider Girls, Isaka Hitomi (Kamen Rider OOO) dan Mitsuki Endo (Kamen Rider Fourze), yang ikut berperan di serial ini.
Dan yang terakhir, berikut ini adalah Detail of Heroes Kamen Rider Drive, yang memperlihatkan detail dari kostum Drive, Check it out guys ...
Credit : Wizardsub | RyuzakiLogia
By : Unknown
REVIEW - Kamen Rider Gaim Part.6 END
0
Ngga kerasa, sudah satu tahun kita mengikuti kisah Kamen Rider Gaim. Akhir pekan kemarin, serial ini telah mementaskan episode-nya yang terakhir, dan mulai minggu ini, akan digantikan oleh serial baru, Kamen Rider Drive. Pada postingan kali ini, saya mau nge-review dari akhir kisah serial Kamen Rider Gaim. Kalau gitu, langsung aja, cekidot ...
"Pertarungan penentu nasib", mungkin itu jadi tajuk yang pas buat pertarungan final di serial ini. Setelah satu demi satu armored rider berguguran, menyisakan dua orang saja, Kouta dan Kaito, yang akan bertarung tidak hanya demi nasib mereka, namun juga nasib bumi dan umat manusia. Keduanya sudah sama-sama menjadi overlord, dan memiliki tujuan masing-masing, Kouta yang berkeinginan untuk dapat menyelamatkan bumi dan seisinya, dan Kaito yang haus akan kekuatan, menginginkan "buah terlarang" agar dapat membuat ulang dunia, karena menganggap dunia saat ini sudah tidak pantas lagi.
Sama-sama punya tujuan yang kuat, keduanya pun bertarung dengan mengerahkan seluruh kemampuan mereka. Hasil akhir? sudah bisa ditebak lahh, hasilnya pasti klise, lagi pula siapa yang mau melihat jagoan utama kalah, hehehe. Kouta akhirnya berhasil mengalahkan Kaito, dan mendapatkan buah terlarang dengan segala kekuatan hebatnya dari Mai yang telah menjadi "hajimari no onna" (perempuan permulaan), hingga kemudian membuat Kouta menjadi "hajimari no otoko" (laki-laki permulaan).
Alih-alih membuat ulang dunia dengan kekuatan buah terlarang, seperti yang diharapkan Sagara, Kouta serta Mai memilih untuk membangun dunia baru di ujung semesta. Dengan kekuatanya, Kouta mengirim seluruh invess dan tanaman helheim yang tersisa menuju dunia itu, kemudian diikuti oleh dirinya dan juga Mai. Setelah itu, bumi kembali menjadi tempat yang damai seperti sedia kala, dan belakangan diketahui, bahwa Kureshima Takatora (Zangetsu) ternyata masih hidup, dan yang mengejutkan, ternyata Mitch sendiri yang menyelamatkanya, mengingat bahwa Mitch lah orang yang mengalahkan Takatora, yang tidak lain adalah kakak kandungnya sendiri.
Saat semuanya mengira bahwa dunia telah menjadi damai, muncullah seorang armored rider baru, yaitu Jam dengan kekuatan Darkness Lockseed. Kemudian diketahui bahwa armored rider tersebut adalah Kougane, sosok yang menjadi musuh utama di film musim panas Kamen Rider Gaim, entah mengapa dia masih hidup, dan merasuki tubuh seorang gadis dan berubah menjadi Kamen Rider Jam Darkness Arms untuk membalas dendam terhadap para armored rider yang telah kehilangan kekuatan mereka.
Saat semuanya mulai kehilangan harapan, Mitch kembali muncul dan berubah menjadi Ryugen Budou Arms untuk melawan Jam. Namun apadaya, kekuatan Mitch sendiri ternyata tidak mampu menghadapi Jam yang dibantu Inago Kaijin. Hingga kemudian bantuan datang, Kouta kembali untuk membantu Mitch mengalahkan Jam serta Inago Kaijin.
Akhirnya selesai juga me-review Kamen Rider Gaim. Seperti janji saya sebelumnya, saya membuat postingan khusus tentang semua hal The Best dari serial ini, mulai dari Best Actor/Actress, Best Hissatsu dan lain-lainya, tunggu saja tanggal mainya. Terima kasih untuk semua pengunjung setia blog ini, sampai jumpa di postingan berikutnya.
Credit : Wizardsub
The Last Review
Ngga kerasa, sudah satu tahun kita mengikuti kisah Kamen Rider Gaim. Akhir pekan kemarin, serial ini telah mementaskan episode-nya yang terakhir, dan mulai minggu ini, akan digantikan oleh serial baru, Kamen Rider Drive. Pada postingan kali ini, saya mau nge-review dari akhir kisah serial Kamen Rider Gaim. Kalau gitu, langsung aja, cekidot ...
- Pertarungan Penentuan Nasib -
"Pertarungan penentu nasib", mungkin itu jadi tajuk yang pas buat pertarungan final di serial ini. Setelah satu demi satu armored rider berguguran, menyisakan dua orang saja, Kouta dan Kaito, yang akan bertarung tidak hanya demi nasib mereka, namun juga nasib bumi dan umat manusia. Keduanya sudah sama-sama menjadi overlord, dan memiliki tujuan masing-masing, Kouta yang berkeinginan untuk dapat menyelamatkan bumi dan seisinya, dan Kaito yang haus akan kekuatan, menginginkan "buah terlarang" agar dapat membuat ulang dunia, karena menganggap dunia saat ini sudah tidak pantas lagi.
Sama-sama punya tujuan yang kuat, keduanya pun bertarung dengan mengerahkan seluruh kemampuan mereka. Hasil akhir? sudah bisa ditebak lahh, hasilnya pasti klise, lagi pula siapa yang mau melihat jagoan utama kalah, hehehe. Kouta akhirnya berhasil mengalahkan Kaito, dan mendapatkan buah terlarang dengan segala kekuatan hebatnya dari Mai yang telah menjadi "hajimari no onna" (perempuan permulaan), hingga kemudian membuat Kouta menjadi "hajimari no otoko" (laki-laki permulaan).
Alih-alih membuat ulang dunia dengan kekuatan buah terlarang, seperti yang diharapkan Sagara, Kouta serta Mai memilih untuk membangun dunia baru di ujung semesta. Dengan kekuatanya, Kouta mengirim seluruh invess dan tanaman helheim yang tersisa menuju dunia itu, kemudian diikuti oleh dirinya dan juga Mai. Setelah itu, bumi kembali menjadi tempat yang damai seperti sedia kala, dan belakangan diketahui, bahwa Kureshima Takatora (Zangetsu) ternyata masih hidup, dan yang mengejutkan, ternyata Mitch sendiri yang menyelamatkanya, mengingat bahwa Mitch lah orang yang mengalahkan Takatora, yang tidak lain adalah kakak kandungnya sendiri.
- Kamen Rider Jam Darkness Arms -
Saat semuanya mengira bahwa dunia telah menjadi damai, muncullah seorang armored rider baru, yaitu Jam dengan kekuatan Darkness Lockseed. Kemudian diketahui bahwa armored rider tersebut adalah Kougane, sosok yang menjadi musuh utama di film musim panas Kamen Rider Gaim, entah mengapa dia masih hidup, dan merasuki tubuh seorang gadis dan berubah menjadi Kamen Rider Jam Darkness Arms untuk membalas dendam terhadap para armored rider yang telah kehilangan kekuatan mereka.
Saat semuanya mulai kehilangan harapan, Mitch kembali muncul dan berubah menjadi Ryugen Budou Arms untuk melawan Jam. Namun apadaya, kekuatan Mitch sendiri ternyata tidak mampu menghadapi Jam yang dibantu Inago Kaijin. Hingga kemudian bantuan datang, Kouta kembali untuk membantu Mitch mengalahkan Jam serta Inago Kaijin.
Akhirnya selesai juga me-review Kamen Rider Gaim. Seperti janji saya sebelumnya, saya membuat postingan khusus tentang semua hal The Best dari serial ini, mulai dari Best Actor/Actress, Best Hissatsu dan lain-lainya, tunggu saja tanggal mainya. Terima kasih untuk semua pengunjung setia blog ini, sampai jumpa di postingan berikutnya.
Credit : Wizardsub
By : Unknown






















.jpg)
































